GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DIARE PASCA BANJIR DI DESA KENTINGAN JEBRES SURAKARTA

Authors

  • Ariani Nur Rizki Wulandari Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Hermawati Hermawati Universitas ‘Aisyiyah Surakarta

Abstract

Banjir termasuk sebagai luapan air dalam jumlah besar melebihi batas normalnya sehingga menenggelamkan daratan setelah terjadi bencana geofisika seperti hujan deras. Banjir mewakili 40% dari total bencana alam di seluruh dunia. Dampak lanjutan banjir salah satunya muncul dan meningkatnya penyakit menular, bahkan sampai menimbulkan wabah penyakit. Banjir dapat menjadi masalah, dikarenakan banjir mampu mempengaruhi sektor kehidupan masyarakat, khususnya kesehatan. Akibatnya banyak penyakit yang muncul pasca banjir yaitu diare, demam berdarah, leptospirosis, penyakit kulit, dan infeksi saluran pernapasan. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pencegahan diare pasca banjir di Desa Kentingan Jebres Surakarta. Metode: Deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan populasi 245 dan sampel 72 responden, di ukur dengan kuesioner Hasil: Penelitian ini dilakukan dengan jumlah sample sebanyak 72 responden, pengetahuan masyarakat dengan kategori baik 54 responden, kurang 1 responden, dan cukup 17 responden. Sikap masyarakat dengan kategori baik 66 responden dan cukup 6 responden. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan sikap di desa kentingan jebres surakarta mayoritas sudah baik baik.

Downloads

Published

2025-03-05

How to Cite

Wulandari, A. N. R., & Hermawati, H. (2025). GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DIARE PASCA BANJIR DI DESA KENTINGAN JEBRES SURAKARTA . Indonesian Journal of Public Health, 3(1), 62–70. Retrieved from https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/705

Issue

Section

Articles