Indonesian Journal of Public Health https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH Indonesian Academia Center en-US Indonesian Journal of Public Health 2987-4629 KUALITAS HIDUP LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS DAHLIA BERDASARKAN TINGKAT KEBERSIHAN MULUT DAN RETRAKSI GINGIVA https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/941 <p>Keìseìhatan muìluìt meìruìpakan hal peìnting uìntuìk keìseìhatan seìcara uìmuìm dan kuìalitas hiduìp. Meìnuìruìt World Heìalth Organization (WHO), kuìalitas hiduìp adalah peìrseìpsi seìseìorang teìntang posisinya dalam keìhiduìpan dalam konteìks buìdaya dan sisteìm nilai di mana meìreìka hiduìp dan standar tuìjuìan, harapan, dan minat meìreìka. Permasalahan kesehatan gigi dan mulut dapat disebabkan karena buruknya status kesehatan gigi dan mulut, terutama karies dan penyakit periodontal yang merupakan dua penyakit penyebab utama kehilangan gigi ada beberapa bukti bahwa status kesehatan mulut yang buruk pada lansia akan berdampak pada harga diri dan interaksi sosial mereka yang cendrung memiliki efek negatif pada status kesehatan mulut dan kesejahteraan mereka. General Oral Health Assessment Indeks (GOHAI) digunakan untuk mengevaluasi kualitas hidup berdasarkan distribusi usia dan jenis kelamin. Tujuan Survei: Mengetahui prevalensi retraksi gingiva, kebersihan gigi dan mulut dan kualitas hidup lansia di wilayah PUSKESMAS DAHLIA. Bahan dan Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pemeriksaan klinis dan pengisian kuisoner (GOHAI). Tim pelaksana kegiatan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan Skrining, Parameter yang digunakan dalam pengumpulan data adalah OHIS dan RETRAKSI GINGIVA. Hasil: Status kebersihan mulut dalam kategori sedang berdasarkan Indeks OHIS. Prevalensi lansia yang mengalami RETRAKSI GINGIVA yaitu 63,3%. Mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 60-74 Tahun. Kualitas hidup parameter GOHAI secara keseluruhan didapatkan pada kategori rendah 87%.&nbsp;</p> Rini Pratiwi Nurul Khalifah Ahmad Copyright (c) 2026 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2026-01-01 2026-01-01 4 1 22 27 10.61214/ijoh.v4i1.941 KUALITAS HIDUP LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS DAHLIA BERDASARKAN TINGKAT TINGKAT KARIES AKAR DAN KEHILANGAN GIGI https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/942 <p>Kesehatan adalah aspek yang sangat penting di dalam kehidupan manusi, buat fisik maupun mental. Masalah pada kesehatan gigi dan mulut dapat memberikan pengaruh buruk terhadap aktivitas sehari – hari. Seiring dengan proses penuaan, status kesehatan gigi juga memburuk pada lansia, yang dapat terlihat dari tingginya kehilangan gigi yang dialami oleh lansia. Di Indonesia, sekitar 24% lansia yang berumur 65 tahun atau lebih mengalami kehilangan gigi. Karies akar yang umum pada lansia akibat resesi gingiva, menjadi penyebab signifikan kehilangan gigi. Lansia sering mengalami penurunan produksi saliva (xerostomia) akibat usia atau konsumsi obat-obatan, sehingga meningkatkan risiko karies. Geriatric Oral Health Assessment Index adalah instrumen penilaian kualitas hidup terkait kesehatan mulut pada lansia. Indeks ini dikembangkan oleh Atchison dan Dolan pada tahun 1990 untuk menilai sejauh mana kondisi kesehatan mulut memengaruhi kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial seseorang. Tujuan utamanya adalah untuk menilai dampak masalah kesehatan mulut terhadap fungsi harian lansia. Tujuan Survei: Mengetahui prevalensi karies akar, kehilangan gigi dan kualitas hidup lansia di wilayah PUSKESMAS DAHLIA. Bahan dan Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pemeriksaan klinis dan pengisian kuisoner (GOHAI). Tim pelaksana kegiatan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan Skrining, Parameter yang digunakan dalam pengumpulan data adalah KARIES AKAR DAN KEHILANGAN GIGI . Hasil: Hasil survei menunjukkan prevalensi karies akar sebesar 43%, mayoritas kehilangan gigi terjadi pada responden dengan usia 60-74 tahun dalam kategori kehilangan 1-10 gigi sebanyak 60,0%. Kualitas hidup parameter GOHAI secara keseluruhan didapatkan pada kategori GOHAI rendah sebanyak 87%. Kata kunci: Karies Akar, Kehilangan Gigi, Gohai</p> Rini Pratiwi Amanda Regita Cahyani Copyright (c) 2025 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2025-12-05 2025-12-05 4 1 1 7 10.61214/ijoh.v4i1.942 HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN POLA MAKAN PADA MAHASISWA PROFESI NERS DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH SURAKARTA https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/944 <p>Fenomena stres di kalangan mahasiswa profesi Ners sering dipicu oleh tekanan akademik, tuntutan praktik klinik dan kewalahan akibat banyaknya tugas yang harus diselesaikan dalam waktu terbatas serta kesulitan menyelesaikan konflik, atau munculnya kelelahan fisik akibat tekanan psikologis disertai dengan berbagai masalah dalam kehidupan pribadi mahasiswa yang dapat memengaruhi pola makan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan pola makan pada mahasiswa profesi Ners di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah total sampel 100 responden yang dianalisis menggunakan uji bivariat Uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas mahasiswa mengalami stres kategori sedang (81.0%) dan memiliki pola makan buruk (63.0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0.042 &lt; 0.05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stress dengan pola makan pada mahasiswa profesi Ners. Kata Kunci: Stres, Pola Makan, Mahasiswa Ners</p> Syfa Aulia Amanah Gusti Mulyaningsih Mulyaningsih Copyright (c) 2025 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2025-12-05 2025-12-05 4 1 8 21 10.61214/ijoh.v4i1.944 STATUS KARIES DAN KEBERSIHAN MULUT MENGGUNAKAN INDEKS DMFT, DEFT, DAN OHI-S PADA SISWA KELAS III DAN V SD NEGERI BONTORANNU II DI WILAYAH PUSKESMAS DAHLIA https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/961 <p>Karies merupakan masalah kesehatan gigi yang paling umum terjadi pada anak usia sekolah dan berdampak pada kualitas hidup serta prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran status kesehatan gigi dan mulut siswa kelas III dan kelas V SD Negeri Bontorannu II berdasarkan indeks <em>deft</em>, <em>DMFT</em>, dan <em>OHI-S</em>. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan <em>cross sectional</em>, yang dilakukan pada 88 siswa menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan klinis rongga mulut menggunakan indikator status karies <em>deft</em> dan <em>DMFT</em>, serta indeks kebersihan mulut <em>OHI-S</em>. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi karies sebesar 96,6% dengan rerata <em>deft</em> 4,3 pada kelas III dan 1,9 pada kelas V, sedangkan rerata <em>DMFT</em> adalah 0,5 pada kelas III dan 1,7 pada kelas V. Status kebersihan mulut pada kedua kelompok kelas berada dalam kategori baik berdasarkan skor <em>OHI-S</em>. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kebersihan mulut berada pada kategori baik, angka karies tetap tinggi sehingga diperlukan penguatan pendidikan kesehatan gigi terkait pembatasan konsumsi gula, pemeriksaan gigi berkala, dan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan puskesmas untuk mencegah kerusakan gigi sejak dini.</p> Taufan Lauddin Zherina Ade Afrilia Muh. Saud Jafar Copyright (c) 2026 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2025-12-15 2025-12-15 4 1 28 34 10.61214/ijoh.v4i1.961 PERBANDINGAN ESTIMASI USIA MENGGUNAKAN PENGUKURAN DIGITAL DAN MANUAL DENGAN METODE TCI (Tooth Coronal Indeks) BERDASARKAN FOTO RADIOGRAFI PANORAMIK https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/965 <p>Metode perkiraan usia melalui gigi digunakan sebagai media yang bermanfaat dalam perkiraan usia karena berbagai keunggulannya. TCI (Tooth Coronal Indeks) merupakan salah satu metode perkiraan usia yang diukur berdasarkan perubahan ruang pulpa gigi. Tujuan penelitian: mengetahui perbandingan estimasi usia menggunakan pengukuran digital dan manual dengan metode TCI (Tooth Coronal Indeks) berdasarkan foto radiografi panoramik. Metode: penelitinan ini adalah Observasional Analitik dengan desain Cross Sectional dengan sampel yang digunakan yaitu 28 rekam medik radiografi panoramik 2024 di RSIGM FKG UMI. Hasil: Berdasarkan hasil uji anova menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara usia kronologis dan perkiraan usia dari 28 sampel yang digunakan pada gigi molar dan premolar dengan menggunakan pengukuran digital dan manual dimana nilai p-value lebih besar dari 0.05 Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan signifikan antara usia kronologis dan perkiraan usia dari 28 sampel yang digunakan pada gigi molar dan premolar pengukuran digital dan manual. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pengukuran digital dan manual dengan metode TCI (Tooth Cotonal Index).</p> Mohammad Dharma Utama Amanah Pertiwisari Sari Aldilawati Yusrini Selviani Muh. Saud Jafar Copyright (c) 2026 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2026-01-01 2026-01-01 4 1 45 53 10.61214/ijoh.v4i1.965 KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAHLIA https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/966 <p>Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan umum, terutama selama masa kehamilan. Menjaga Kesehatan mulut selama kehamilan sangat penting agar tidak berdampak negative pada Kesehatan janin. Kesehatan gigi dan mulut mengacu pada kondisi yang baik dari jaringan keras dan lunak gigi serta struktur lain dalam rongga mulut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dahlia. Bahan dan Metode: Sampel adalah 20 ibu hamil dengan diperoleh dari hasil pemeriksaan yang dimasukkan dalam excel, dan diolah serta dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi dan presentase . Hasil: dari 20 ibu hamil pada wilayah kerja puskesmas Dahlia Sebagian besar mengalami masalah pada giginya, baik karena gigi berlubang, gigi yang hilang, maupun karena gigi yang sudah ditambal.</p> Nur Fadhilah Arifin Nurul Fahira Nursuci Nursuci Copyright (c) 2026 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2026-01-02 2026-01-02 4 1 54 59 GAMBARAN TINGKAT KETERAMPILAN BALUT BIDAI SEBAGAI PERTOLONGAN PERTAMA PADA CEDERA EKSTREMITAS PALANG MERAH REMAJA DI SMP N 1 BOYOLALI https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/967 <p>Cedera ekstremitas merupakan salah satu kondisi darurat yang umum terjadi pada anak usia sekolah, terutama saat aktivitas fisik karena sifat anak suka bermain yang melibatkan banyak gerakan. Presentase fraktur di Boyolali sendiri sebanyak 13,3%. Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah berperan penting dalam memberikan pertolongan pertama, salah satunya melalui teknik balut bidai. Tujuan: mengidentifikasi tingkat keterampilan balut bidai anggota PMR SMP N 1 Boyolali sebagai pertolongan pertama pada cedera ekstremitas, serta mengetahui karakteristik demografi responden Metode: Desain deskriptif kuantitatif pendekatan crosssectional dengan sampel sebanyak 60 anggota PMR SMP N 1 Boyolali. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterampilan balut bidai dan dianalisis secara univariat. Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan (88,3%) dan berusia 14 tahun (48,3%), dengan sebagian besar dari kelas VII (65%). Gambaran keterampilan balut bidai menunjukkan 15% terampil, 78% cukup terampil, dan 6,7% kurang terampil. Kesimpulan: Sebagian besar anggota PMR SMP N 1 Boyolali memiliki keterampilan balut bidai dalam kategori ''Cukup Terampil'', menunjukkan responden memiliki kemampuan keterampilan dalam balut bidai sederhana namun memerlukan peningkatan berkelanjutan untuk kesiapan darurat.</p> Rifani Rahmalia Nugraha Zulfa Mahdiatur Rasyida Copyright (c) 2026 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2025-03-25 2025-03-25 4 1 35 44 PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING EXERSICE DAN GENGGAM JARI TERHADAP LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN JOYOTAKAN https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/973 <p>Hipertensi sering disebut sebagai "silent killer" karena sering tidak bergejala namun dapat menyebabkan komplikasi serius. Angka prevalensi hipertensi terus mengalami peningkatan, dan diperkirakan pada tahun 2025 sekitar 29% populasi orang dewasa di dunia akan terdiagnosis menderita hipertensi. Penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi serius akibat hipertensi. Metode yang sederhana dan efektif untuk pasien hipertensi adalah teknik teknik slow deep breathing dan genggam jari. Tujuan : Mengetahui hasil implementasi penerapan slow deep breathing dan genggam jari terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Joyotakan. Metode : Jenis studi kasus dengan rancangan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat adanya penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi setelah diberikan teknik slow deep breathing dan genggam jari. Kesimpulan : Penerapan teknik slow deep breathing dan genggam jari dapat dijadikan terapi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi.</p> Riskhi Setiana Bagas Biyanzah Drajad Pamukhti Muhammad Natsir Copyright (c) 2026 IJOH: Indonesian Journal of Public Health 2026-01-05 2026-01-05 4 1 60 72