ANALISIS HUBUNGAN STATUS SOSIOEKONOMI DENGAN INSIDENSI TUBERKULOSIS DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2024

Authors

  • Chintia Resmitia Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Arlin Adam Universitas Pejuang Republik Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status sosioekonomi dengan insidensi tuberkulosis (TB) di Kota Makassar. Status sosioekonomi, yang mencakup pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan, diduga menjadi faktor penting dalam meningkatkan risiko insidensi TB. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional. Data diperoleh melalui survei lapangan, kuesioner, dan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Makassar serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar. Hasil analisis menunjukkan bahwa status sosioekonomi rendah secara signifikan meningkatkan risiko terpapar TB. Pendidikan rendah meningkatkan risiko TB hingga 2,5 kali lipat, sementara pekerjaan informal dan pendapatan rendah juga memberikan kontribusi signifikan terhadap insidensi TB. Penelitian ini merekomendasikan intervensi berbasis sosial, peningkatan akses layanan kesehatan, dan edukasi masyarakat untuk menekan insidensi TB. Temuan ini menjadi dasar penting bagi pengambilan kebijakan kesehatan masyarakat di Kota Makassar dan wilayah lain dengan kondisi serupa.

Downloads

Published

2025-03-01

How to Cite

Resmitia, C., & Adam, A. . (2025). ANALISIS HUBUNGAN STATUS SOSIOEKONOMI DENGAN INSIDENSI TUBERKULOSIS DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2024. Indonesian Journal of Public Health, 3(1), 58–61. Retrieved from https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH/article/view/700

Issue

Section

Articles