PENGARUH PERAWATAN METODE KANGGURU (PMK) TERHADAP SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR DI RUANGAN PERINATOLOGI RSUD MANDAU KABUPATEN BENGKALIS
DOI:
https://doi.org/10.61214/ijoh.v3i1.672Abstract
Adaptasi bayi baru lahir merupakan masa transisi dari kehidupan di dalam rahim dan di luar rahim beradaptasi dengan lingkungan barunya. Oleh karena itu ada perlu dipantau suhu tubuh bayi dan lingkungan. Jika suhu tubuh tidak dikontrol dengan baik dapat menyebabkan hipotermi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Perawatan Metode Kangguru (PMK) Terhadap Suhu Tubuh pada Bayi Baru Lahir (BBL). Metode yang digunakan yaitu exsperimental dengan rancangan pretest posttest designs. Hasil penelitian menunjukkan Analisis data menggunakan uji wilcoxon rank test, didapatkan nilai p-value 0,025. Pembahasan : Bayi baru lahir sangat rentan untuk terjadinya hipotermi, jika dibiarkan akan memiliki dampak yang sangat parah pada BBL. Bayi dengan cedera dingin dan hipotermi akan menghadapi risiko yang lebih tinggi terkena infeksi, penguningan (jaundice) serta pulmonaria haemorrhage (perdarahan paru- paru). BBL dengan hipotermi akan lebih besar kemungkinan meninggal dibandingkan dengan BBL yang tidak mengalami hipotermia. Terdapat pengaruh perawatan metode kangguru (PMK) terhadap suhu tubuh bayi pada Bayi Baru Lahir (BBL).