TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA KOMUNIKASI MASYARAKAT DAYAK KUALAN KECAMATAN SIMPANG HULU SERTA IMPLEMENTASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMPN 1 SIMPANG HULU

Authors

  • Astika Astika IKIP PGRI Pontianak
  • Saptiana Sulastri Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Hariyadi Hariyadi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tindak tutur direktif mengajak, perintah dan melarang serta Implementasi dalam Pembelajaran bahasa Indonesia di SMPN 1 Simpang Hulu. Metode dan bentuk penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian kualitatif, serta menggunakan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur direktif dalam komunikasi masyarakat Dayak Kualan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak libat cakap, teknik komunikasi langsung dan teknik observasi. Alat pengumpul data yang digunakan peneliti sendiri sebagai instrumen utama alat rekam, pedoman wawancara, pedoman observasi dan kartu data. Teknik Analisa data yang digunakan ialah teknik analisis interaktif. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut (1)tindak tutur direktif Mengajak: Ay⸧h (ayo) Aba (ikut) Ay⸧m (Mari) (2)tindak tutur direktif perintah: Tiaʔ (ambil) ɲur⸧h (Suruh) ŋ⸧ntiʔ (Antar) (3)tindak tutur direktif melarang: M∂sah (jangan), m∂bia (tidak boleh) ɲ⸧ra (larang) (4)impelementasi tindak tutur dalam pembelajaran bahasa Indonesia terdapat pada mata pelajaran teks cerita sesuasi dengan SK berbicara 6. Mengekspresikan pikiran dan perasaan melalui kegiatan bercerita dan KD 6.1 Bercerita dengan urutan baik, suara, tuturan, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat.

Downloads

Published

2023-12-25

Issue

Section

Articles