GAMBARAN PENYESUAIAN DIRI ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) KABUPATEN BOYOLALI
DOI:
https://doi.org/10.61214/ijoh.v4i1.996Abstract
Anak berkebutuhan khusus (ABK) mengalami peningkatan 3,3%, baik yang teridentifikasi secara klinis maupun yang belum tercacat resmi. Peningkatan ini menuntut orang tua untuk mampu menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan emosional, sosial, dan praktis dalam pengasuhan anak. Banyak orang tua mengalami tekanan psikologis seperti stres, kecemasan, dan kesulitan dalam menerima kondisi anak. Penyesuaian diri menjadi aspek penting yang mendukung kemampuan orang tua dalam menghadapi situasi tersebut secara adaptif. Tujuan : Mengetahui gambaran penyesuaian diri orang tua anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Boyolali. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel 80 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner penyesuaian diri. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bedasarkan karakteristik responden orang tua anak berkebutuhan khusus di SLB Kabupaten Boyolali mayoritas responden perempuan, pekerjaan petani dan pendapatan perbulan <2.200.000. Bedasarkan penyesuaian diri orang tua anak berkebutuhan khusus di SLB Kabupaten Boyolali dengan kategori penyesuaian diri tinggi. Kesimpulan : Penyesuaian diri orang tua anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa (SLB) Kabupaten Boyolali mempunyai tingkat penyesuaian diri tinggi.