GAMBARAN GINGIVITIS PUBERTAS MENGGUNAKAN GINGIVAL INDEKS PADA SISWA KELAS 8 DI SMP BAJIMINASA DI WILAYAH PUSKESMAS DAHLIA KOTA MAKASSAR
Abstract
Gingivitis pubertas merupakan peradangan jaringan gingiva yang dipicu oleh perubahan hormonal pada masa pubertas dan diperberat oleh akumulasi plak akibat kebersihan gigi dan mulut yang kurang optimal. Kondisi ini dapat menurunkan kesehatan rongga mulut serta memengaruhi kualitas hidup remaja. Tujuan: Mengetahui gambaran kejadian gingivitis pubertas pada siswa kelas 8 SMP Bajiminasa di wilayah kerja Puskesmas Dahlia berdasarkan penilaian menggunakan Gingival Indeks. Metode: Penelitian ini merupakan survei deskriptif dengan desain cross-sectional. Pemeriksaan klinis dilakukan pada 30 responden siswa kelas 8 menggunakan Gingival Indeks untuk menilai tingkat keparahan gingivitis. Data yang diperoleh diolah secara deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Seluruh responden mengalami gingivitis dengan rincian 73% (n=22) mengalami gingivitis sedang dan 27% (n=8) mengalami gingivitis ringan. Status kebersihan mulut berdasarkan OHI-S menunjukkan seluruh responden berada pada kategori sedang. Berdasarkan jenis kelamin, gingivitis pubertas lebih banyak terjadi pada perempuan (93%) dibandingkan laki-laki (73%). Kesimpulan: Kejadian gingivitis pubertas pada siswa SMP Bajiminasa menunjukkan prevalensi tinggi, dengan kategori keparahan dominan adalah gingivitis sedang. Perempuan lebih rentan mengalami gingivitis pubertas dibandingkan laki-laki. Saran: Diperlukan edukasi kesehatan gigi dan mulut secara rutin kepada siswa agar meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut