HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DI BEJI WONOGIRI
Abstract
Kontrasepsi suntik 3 bulan merupakan metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan oleh wanita usia subur karena praktis dan efektif. Salah satu efek samping yang sering dikeluhkan adalah peningkatan berat badan. Di Kelurahan Beji, Kabupaten Wonogiri, mayoritas akseptor KB suntik 3 bulan yang telah menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan mengeluhkan adanya kenaikan berat badan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB suntik di Beji, Wonogiri. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 39 orang, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran berat badan menggunakan timbangan digital. Analisa hasil dengan univariat dan bivariat, uji yang digunakan adalah Fisher’s Exact Test. Hasil: Sebagian besar responden menunjukkan lama pemakaian KB suntik 3 bulan ≥12 bulan sebanyak 27 orang (69%) dan mengalami kenaikan berat badan sebanyak 32 orang (82%). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB di Beji, Wonogiri tahun 2025 dengan p = 0,020 (p < 0,05).